This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label notes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label notes. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2009

Hariku Kemarin

Apa yang pernah aku tulis sebelumnya...?
Sepertinya cuma kata-kata biasa seperti ayahku tulis di diarynya yang sekarang bersampul debu dirak.

Aku ingin merangkai 1 (satu) halaman penuh kata-kata tentang cinta, atau indahnya saat hati sedang bahagia. Jadi pada saat hari-hari tertentu, kalimat-kalimat itu dapat berguna pada kartu-kartu ucapan.

(ada yang mengetuk pintu) "sapa yach..?

Mungkin tetangga sebelah fikirku, karna gerbangnya tidak meringis NGEEEEECKK di sebabkan engselnya sudah berkarat.

Ingin corat-coret terus, Tapi...........
Sepertinya aku bukan orang yang romantis lagi..!

Ingin nulis kata-kata yang bermakna tentang Cinta, tapi sepertinya gimana yach..!? Seakan aku liat kotoran manusia atau kotoran lainnya, aku jijik, nazis, basi...

Sebenernya pagi kemarin aku ngerasai sesuatu. yaitu penasaran. Ya penasaran!
Uda coba-coba otak-atik dengan sabar, dan penuh dengan keyakinan, tapi.. Rasanya ingin segera tau rahasia tentang kelemahannya, jadi aku dapat mengendalikan ia sesukaku seperti yang udah-udah.

Yakin sih bahwa AKU PASTI BISA ya aku pasti bisa, karna memang seperti itu yang aku rasa..
Aku pasti bisa dan aku tak akan mundur....
waduh mataku serasa ditarik dari bawah dengan benang, dan menuntunnya untuk menutup..

Coba dibaringkan dulu saja sembari denger musik, moga ini hari aku tidak ileran, terus bermimpi....

*(#(!@*?????.......??????...

Andai saja mimpi dapat aku pilih, seperti Menu makanan di lesehan..! aku mau mimpi yang sangat sengsara, menyakitkan, mengecewakan, tentang kehancuran, atau jatuhnya aku dari apa yang aku usahakan.

Kenapa..?
Pengalaman adalah guru dari para guru..!
jadi apa yang aku alami dalam mimpi tidak aku alami lagi dikenyataan ini.
take care...... tidur dulu....

(Jeffry)

Iseng - iseng merenung

Aku merasa ada yg aneh dengan dunia ini!!! entah mau kiamat, atau bumi telah tua lalu sudah umurnya untuk musnah! Seperti halnya manusia, terlahir dan mati. tapi jika bumi seperti itu, apa tempat kita untuk berpijak lagi, dan berlomba-lomba mencari kekayaan agar dapat menegakan langkah, mengangkat kepala, membusungkan dada..?

Aku berfikir, jika itu terjadi maka ikutlah kita didalamnya berakhir bersama.

Kesadaran adalah sesuatu hal yg berat, karna kejujuran ada didalamnya walau jujur itu hanya sedikit kata. terbiasa sudah berbohong, karna itu indah dgn rangkaian kata dan ekspresi yg penuh dengan keyakinan untuk meyakini.

Selamat menikmati bualan kita. moga dunia ini masih lama mengundurkan diri dari tugasnya sebagai planet tempatnya mahluk menikmati hidup. (Jeffry)

Hanya Bayangmu

Pernah aku bermimpi... Satukan raga di dalam nikmatnya kehangatan bersamamu.

Alam nyata memanggilku kembali dan aku tersadar dari semua kenikmatan hampa yang sangat aku benci jika aku tersadar dan kembali semula sendiri hampa.

Jika harus begini, aku bukan lagi kekasihmu karna aku telah berpaling dan mencinta juga bercinta tidak denganmu lagi, tapi bersama bayanganmu yang membuat aku bahagia.

Jika terus begini, tak ada artinya lagi hadirmu di hati. Rinduku telah memberikan aku yang selalu aku inginkan, dan selalu tau apa yang aku inginkan, aku bahkan dapat rubah ujutnya sesukaku. Mengapa? karna ujutmu tak tampak jelas dalam bayanganku, yang ada hanya bayang-bayang berilusi bersarang di otakku dan memaksa hatiku untuk meletakkan namamu di tempat yang terhormat beserta sejarah cerita tentangmu.

Aku inginkan saat-saat nyata bersamamu dengan apa adanya kamu tidak hanya bayang-bayang yang akhirnya membuat aku kembali ke dalam mimpi.

(Jeffry)

Sampaikan Wahai Penguasa

Salam ku pada kabut asap borneo yang menyesakkan dadaku tapi saat ini aku rindu bayang-bayangnya yang juga menutup pandanganku, dan menutupiku dalam kabutnya.

Yang mendinginkan aku saat pagi dan membuat saat itu semakin sempurna dalam selimut cinta yang menghangatkanku.

Rinduku semakin mendalam saat aku melihat bayang-bayang cinta yang sesekali muncul pada nafasku yang sesekali aku bentukan lingkaran pada asap rokok yang ku hisap dan ku hembuskan.

rinduku menyiksaku ingin membawaku kembali meneguk air mentaya yang merah dan berenang pada lautan, menari di atas pasir putih sungai bakau, dan mengenalkan aku pada kawanan seluang yang selalu akrab di dalam air.

(jeffry)

Benua Yang lalu

Hadir dalam ragaku
meresap bagai air disela-sela tembok kering yang akhirnya lembab

Berjalan beriringan
saling bertatap dan memberi kehangatan
terus tanpa henti sampai garis tlah putus memisahkan antara jalanku dan jalanmu

Cerita yang ku baca membuat mataku meneteskan setitik air
Perasaanku terasa pilu, juga hatiku begitu sangat terasa tersentuh
Pada tetesannya, aku tersenyum sedikit mengangkat dagu

Melihat alisku yang tak beraturan, lepek dari air yang membasahinya
Kakiku bergetar dingin di musim panas, sementara tanganku ingin memeluk

Air apa yang membasahi alisku
sedangkan tetesan air mata jatuh di pipi
Hujanpun belum turun juga walau mendung telah menutup seluruh bumi

Mengapa aku ?

Aku adalah masalalu, yang menjadi mahluk gaib di benakmu
Aku adalah embun, di antara derasnya hujan
Aku selalu berharap menjadi sebatang lilin dalam kegelapan
Mencoba menjadi yang terbaik yang pernah kau miliki
Menjadi payung saat kau hendak berjalan
Dan aku takan bisa menjadi kembang api yang cerah untuk dirimu

Hapuslah tulisan riwayat ini wahai malaikat
hilangkan ingatan itu dari benaknya
jadikanlah aku mimpi terindahnya
saat kenyataan tak mampu membawa cinta pada harapan

anggap semua tak pernah ada dalam cerita
biar aku tutup buku ini dengan nafasku

Benua yang lalu bukan menjadi kampung halamanku
tapi aku kan tetap mengingatnya dan pernah menjadikan benua itu sebagai surgaku

(jeffry)

Gila sendiri

Ada yang selalu menggangguku.

Bisikan itu..dia menggema di dalam gendang telinga, sampai akhirnya benteng yang membatasi agar tak masuk keotakku tak mampu mencegahnya lagi.

Kini membayangi menyelusup bagai spy yang memaksa masuk di memory Computerku, bagai Pop Up yang tak hentinya menampilkan bermacam produk dan hiburan yang sangat mengganggu.

Apa yang harus aku lakukan bila beban hati mengusik fikiran hingga tak lagi dapat mencabangkan untuk aku bermasadepan.

"Musnahkan saja semua penggangu itu....?????..........."

Dia bukan pengganggu, tapi rasa ini yang menjadi penggangguku! bagai mana aku memusnahkannya ? sedangkan aku terkadang ingin diganggu oleh rasa ini, terkadang aku yang ciptakan penggangguku sendiri. [Jeffry]

Rinduku Borneo

Jika kau ada di sana, sampaikan salam buat air mentayaku dan tanah pasir juga gambut beserta hutan dan hewan liar di sana, katakan pada asap yang menyelimuti pagi di kota itu rinduku akan dinginnya embun dan panasnya siang.

Katakan juga pada malamnya yang menghilangkan sepiku dengan sebotol gajah di dalamnya.

Katakan pada teman yang membangunkan aku pada pagi hari, dia hewan hitam yang berteriak di atas ranting-ranting pohon dan berlompatan.

Katakan cintaku atas rinduku oleh tenang dan kotornya air sungai yang membuatku segar beserta otek, lundu, Pentet, Haruan yang menjadi temanku bermain di air.

Katakan pula pada teriakan penyanyi krungut dan gambus yang menemaniku saat bersamanya diatas perahu nelayan bugis.

Katakan Rinduku pada lumpur yang aku teguk, air merah sungai mentaya yang menghilangkan dahagaku, dan kepiting kecil yang menjadi teman bermainku di pantai

Ujung Pandaraan.

Dan sampaikan salam rinduku untuk hutan bakau beserta jambu mente di atas pasir pantai sungai bakau. dan bukit kasih sayangku di kilo 10 seropatin tempat padi menguning yang dipetik dengan kebanggaan akan tenaga yang tak sia-sia.

Katakan pada yang tak lagi disisiku, mungkin aku akan kembali, tapi bukan aku yang dulu.

(jeffry)

Bersamamu

Habis hasrat jika hati tak berkehendak menepis semua birahi pada mimik wajah yang usam. apakah aku telah bosan? sepertinya tidak, karna rasa cintaku masih ada padanya, bahkan begitu sangat aku mengasihinya.

Mungkin aku lelah!!!!

Aku diam berbaring menatap kelangit-langit rumah yang menampungku dari keterlantaran diriku di kota orang. Sebatang rokok yang baru dua kali aku hisap, tinggal setengah puntung, entah jin mana yang mengisapnya, mungkin di tiup angin.

Ujutnya bergentayangan lagi di benakku, sedangkan aslinya sedang berbaring di dadaku...berjuta tanda tanya berputar di kepalaku, bagai lingkarang yang menandakan aku seorang malaikat.

Apakah nantinya kita akan menjadi sebuah keluarga? pertanyaan itu sangat keras aku ucapkan, tapi mengapa ia tetap saja berbaring dengan damainya di dadaku, bahkan aku katakan, apa kau tak menyesali apa yang selalu kita lakukan, atau kau tak takut aku meninggalkan kamu setelah semua ini, tapi ia tak perduli dengan kata yang terucap dalam hati ini yang menjerit-jerit !

Semua sudah terjadi, tapi adakah kau takut?

Aku takut!

Sebenarnya aku tak takut apapun, tapi, ada rasa takut yang tak bisa aku lawan, cuma itu, ya aku yakin rasa itu yang tak bisa aku lawan, aku yakin hanya rasa itu.

Tidurlah, ada baiknya kau tak tahu apa yang aku fikirkan...

Besok hari akan indah jika kiamat belum juga terjadi, yakinlah!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More